Crafting stories with purpose—where every creation inspires, empowers, and connects.
Sunday, January 2, 2022
Seiring dengan membaiknya penanganan covid19, gerai Miumosa akan hadir di beberapa titik high end shopping mall di Jakarta. Hal ini sejalan dengan target perusahaan yaitu Menuju Satu Juta Pelanggan di tahun 2022 dengan memperluas peta rantai pasok pasar retail lokal nasional dan internasional.
Mengawali tahun 2022, Miumosa telah membuka otlet pertamanya di Galeries Lafayette, Pacific Place, SCBD, Jakarta. Disusul berikutnya adalah Lakon Indonesia dan Sarinah.
Adapun pada kwartal kedua, pengembangan pasar akan menyasar loyal customers kami yang berada di Timur dan Tengah Indonesia. Kurun dua tahun terakhir, mereka adalah penyumbang pemasukan terbesar untuk jenis produk sepatu dan masker monogram Miumosa.
Kota Balikpapan atau Makassar adalah jantung perekonomian yang dinilai tepat sebagai mitra supply chain Miumosa yang menjangkau wilayah di luar Pulau Jawa.
Memiliki reputasi baik di luar negeri, saat ini Miumosa tengah menjajaki kemungkinan kerjasama global supply chain dengan sebuah perusahaan holding company yang tiga puluh tahun lebih memasarkan brand internasional dan lokal untuk area pemasaran Amerika Serikat serta menjajaki kerjasama dengan perusahaan distribusi global retail ternama untuk wilayah Asia Tenggara.
Penting bagi Miumosa agar produknya dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, oleh karena itu target penguatan rantai pasok menjadi prioritas utama tahun ini, dan di masa-masa yang akan datang.
Friday, December 31, 2021
Chapter One.
“Pertengahan tahun 2015, dunia resah. Resah karena fashion adalah penghasil sampah kedua terbesar di dunia. Resah karena fast-fashion yang semakin tak terkendali. Tren eco-friendly, slow-fashion, sustainability, dan ethical fashion menjadi sorotan, diiringi dengan kesadaran manusia untuk menjaga lingkungan dan bumi lestari. Takjubnya adalah mereka melihat Miumosa sebagai newbie yang merepresentasikan nilai-nilai kearifan slow-fashion dan budaya ketimuran yang elok dan otentik”.
Bagaimana rasanya menjadi lebih dulu masuk ke pasar global ketimbang pasar lokal nasional?
“Saya tidak melihat itu sebagai sesuatu yang perlu di glorifikasi. Sangat sederhana, siapapun konsumennya, maka wajib dilayani dengan sebaik mungkin. Kalaupun, Amerika menyambut Miumosa terlebih dahulu, ya sudah, layani konsumen dengan baik. Sesimpel itu”, ungkap Anindya Sukarni, Founder dan CEO Miumosa.
Berawal dari menawarkan desain sepatu tinggi, gayung bersambut, beberapa rumah butik mulai melirik Miumosa mulai dari Amerika, Eropa, UEA, hingga Australia. Sesuai hukum alam, pasar yang niche juga akan bertemu dengan pendukung industri niche lainnya. Semua bergerak layaknya supply-demand business as casual dengan ceruk pasar yang sangat spesifik, sebut saja fashion runway, luxury shopper, dan vegan communities.
Dorongan yang sangat kuat dari orang-orang tersebut, membuat Miumosa serius menggarap pasar ini dengan melakukan riset yang mendalam selama satu tahun penuh.
“Miumosa harus belajar dengan sprint. Sangat cepat. Membangun brand, membangun infrastruktur dan mengembangkan produk dengan penguatan pada aspek ramah lingkungan yang mengelaborasi kearifan wastra Indonesia seperti batik, tenun, dan etnik. Dalam waktu sesingkat itu, harus mempelajari aspek pemenuhan Sustainable Development Goals – SDG, prinsip vegetarian dan vegan fabrics, dan hal-hal rumit lainnya”, tutup Anindya.
Setidaknya ada hal-hal mendasar yang harus dimengerti yaitu:
Understand Yourself and the Market.
Diversity through Unique Value Proposition.
High-Quality Goods.
Product Quantity.
On-time Delivery.
Risk Management.
Transparency in Business Ethics and Financial Report.
Meet the Certification & Customs.
In the niche industry, you’ve got to focus on a single market, until you prove loyalty and expertise.
Jadi, kapan pertama kali ekspor itu terjadi?
Bagaimana dengan pasar lokal nasional?
Mengapa harus mengambil jalan yang sulit?
Apakah memiliki masa depan bisnis yang menjanjikan?
Bagaimana dengan pendanaannya?
Simak pembahasan kedua atau Chapter two, Teknologi - transformasi digital- adalah Kunci. [Red].
Tuesday, November 30, 2021
M I U M O S A is honored to be a part of Sarinah's transformation journey in the series of Market programs, Sarinah Jakarta Content Week 2021.
Our company is constantly evolving and learning. Looking forward to December 1st to 12th, 2021.
Daftar. Datang. Belanja. Belajar. Berjejaring. Scale Up. Fun.
Jadi lah yang pertama menyaksikan transformasi Sarinah
Visit 4C for more heritage heels to show
Info:
Miumosa Customer Care Center
021-2278 4692
E. marketing@miumosa.com
WA Chat 0811727111
https://miumosa.com
Friday, October 15, 2021
Gantari has stunningly revealed Indonesia Heritage Batik, Tenun, and Lurik into hundreds of ready-to-wear contemporary avant-garde collections on October 9th at Candi Prambanan. This annual event, proudly presented by the Republic of Indonesia's Ministry of Tourism and Creative Economy (Kemenprekraf) and Lakon Indonesia in conjunction with the Jakarta Fashion and Food Festival - JF3, was held under the strict protocols of Covid-19.
We are delighted that Miumosa has joined Gantari as the official shoe partner for the entire collection. "We made the heels and men's heritage, especially for Gantari," said Anindya Sukarni, Founder & CEO of Miumosa.
Gantari, the Final Jouney to Java can be viewed by click here. [Red]
Thursday, October 14, 2021
Jakarta- IKEA kembali membuka gerainya yang ke-4 di Kawasan Timur Jakarta pada Kamis, 30 September 2021 yang diresmikan oleh Walikota Jakarta Timur Bapak Muhammad Anwar, S.Si, MAP bersama duta besar Swedia dan jajaran manajemen eksekutif IKEA. Hadir pula empat belas UMKM Unggulan binaan dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) dan Dekranas dari sub sektor griya dan fesyen. Miumosa sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk mewakili kearifan lokal Indonesia.
Suasana Indonesia serasa hidup ketika memasuki area utama (Ground Floor) IKEA, deretan display produk lokal mulai dari Batik, Tenun, dan Lurik, hingga hiasan dekoratif membalut hasil kriya fesyen nusantara mulai dari kain, baju, sepatu, tas, hingga bantal dan curtains. Jika Anda berkunjung, suasana hangat dan menenangkan datang dari aromaterapi Maharati dan Peek Me essensial oil, dua binaan Kemenkop lainnya.
Miumosa menghadirkan luncuran koleksi terbarunya di tahun 2021, Grafitti, Batik Geometri yang hadir dalam desain otentik neon elektrik pada koleksi sepatu wanita. Selain itu, aksesoris seperti scarf/hijab dan masker bisa didapatkan dengan cuma-cuma atau gratis selama persediaan masih ada.
Acara Grand Opening IKEA Jakarta Garden City berlangsung selama satu bulan, 16 September 2021 hingga 17 Oktober 2021. [Red]
Tuesday, September 7, 2021
Pasar Digital (PaDi) UMKM Indonesia Virtual Expo batch 2 telah resmi digelar sejak 6-21 September 2021. Menteri BUMN Erick Tohir, meminta kolaborasi berbagai sektor bisa jadi pendorong dan memberikan sumbangsih bagi bangkitnya UMKM di Indonesia.
PaDi UMKM Virtual Expo 2021 merupakan sebuah pameran dengan terobosan baru berbasis digital yang aman, sehat dan produktif terutama dalam masa pandemi saat ini. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN ini didukung oleh tiga BUMN yaitu: Bank BNI, Bank BTN, dan Bank Mandiri. Kegiatan ini menjadi media bagi UMKM untuk dapat lebih dekat dan dikenal oleh BUMN yang senantiasa membutuhkan pasokan barang dan jasa dari berbagai mitra termasuk UMKM, sehingga memberikan ruang serta peluang bagi UMKM untuk memperoleh kegiatan transaksi dan kesempatan menjalin kemitraan bersama BUMN.
PT. Miumosa Artha Mandiri mengikuti batch kedua ini dengan harapan yang lebih optimis karena PaDi Virtual Expo turut memberi kesempatan para pelaku usaha non komoditi untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pemenuhan kebutuhan barang dan jasa di lingkungan perusahaan BUMN.
Miumosa sendiri adalah usaha yang bergerak di bidang desain dan fesyen, mudah dikenali dengan logo monogram Miumosa dan Batik Geometri Kawung Miumosa. Selain sepatu, Miumosa juga memproduksi souvenir dan cinderamata berupa scarf, masker, tas, sampai dengan kaus kaki.
Ramah lingkungan dan kearifan lokal dengan kombinasi bahan organik, natural material dengan wastra nusantara Batik, Tenun dan Etnik Nusantara.
Dengan pengampu Kementerian Koperasi dan UKM, Miumosa berada di Hall 6 stand No.12.
Monday, August 30, 2021
Fueled largely by Covid-19 changes, fashion is simplifying, both in its styles and in its delivery. Fashion trends themselves will also become more simplified. With many people working from home and social distancing for the foreseeable future, fashion brands have toned down their styling in favor of comfortable loungewear and clothing that works for sleeping and living. Even after the pandemic, clothing will likely stay simple and comfortable.
September 2021, you might be headed back to the office for the first time in over a year, or you're just planning to refresh your wardrobe with some staple pieces that will carry you throughout the season.
What the stylish locals are wearing:
Casual lifestyle sportswear (e.g. sweatshirts, tracksuits, leggings)
Loungewear/pajamas, jumpsuits.
Denim Trench Coat
Palazzo Pants and High waist Kulot
Work clothes (suits, shirts, blouses, dresses)
Knit Wits, cashmere and wools in body-aware silhouettes
Scarf-styling
Cardigan
Secondhand, Vintage, Pre-Loved, Heritage
Mules
Ankle Boots
Loafers and boyish shoes
Chunky Derby Shoes
Shoes for going out (High heels and cocktail dress)
Kpop Culture.
Hungry for more? Get the rest 15 by filling the surveys here.
People are still looking for fashion inspiration for new normal fashion. The role of brand emails is very significant, perhaps boosted by people having more time at home to read emails [Red].
Sunday, August 29, 2021
Learn how the fashion industry is adopting the latest technologies in its fashion supply chains.
we live in the 'insta-age' of technology. Social media is changing how fashion is consumed and has trained customers to want instant access to the latest trends, as soon as they hit the catwalks. At the same time, younger generations, who want to stand out from the crowd, seek products that can be tailored to their needs and preferences. Moreover, 'mass-made" clothing or ‘fast-fashion", seems to be gradually losing its appeal.
Here are the top 9 technology trends that reshaping the Fashion Industry :
1. Artificial Intelligence, has been using AI to enhance customers' shopping experience, analyze data, boost sales, forecast trends and offer inventory-related guidance.
2. Mobile Commerce, From Insta shopping to smart wallets, mobile commerce is the ultimate tech tool. Mobile technology is getting more advanced every day.
3. Virtual and augmented reality (VR). OBSESS is a platform that allows brands and retailers to create and to serve 3D, 360-degree shopping experiences on their websites, mobile apps, and social channels via a 3D Commerce Cloud.
4. Another sustainable practice that is getting even more popular now is buying secondhand clothing through consignment and thrift stores. One of the largest online thrift stores, ThredUp, predicts that the total secondhand apparel market will hit $51B by 2023. Clothing site Re-Fashion has developed the perfect cyclical structure for sustainable fashion.
Read next by filling this customer satisfaction questionnaire.