Gabus pucung adalah masakan khas Betawi yang diolah dari bahan baku ikan gabus dengan kuah warna hitam. Gabus pucung adalah gabungan nama dari kata "gabus" dan "pucung". Gabus (Ikan Gabus) adalah isi dari sayur tersebut, dan pucung atau kluwek adalah pewarna sayur tersebut. Cara pembuatan masakan ini mirip dengan sayur ikan biasa dengan tambahan pucung untuk pewarna sayur.
Di era penjajahan Belanda, jenis ikan seperti ikan mas dan mujaer terbilang mahal. Untuk menyiasatinya, warga Betawi memilih untuk menggunakan ikan gabus yang bebas mereka dapatkan karena berkembang secara liar di tempat-tempat tersebut.
Gabus pucung sendiri masuk dalam salah satu tradisi budaya Betawi yang berkembang di zamannya. Tradisi itu biasa disebut nyorog atau mengantarkan makanan yang dimasak oleh anak untuk diberikan kepada orangtua atau oleh menantu kepada mertua. Tradisi ini biasa dilakukan menjelang puasa atau Lebaran sebagai pengikat tali silaturahmi.
Sumber: http://wikipedia.com